Ketua Umum DPP GMNI, Risyad, menambahkan bahwa fokus utama mereka adalah menolak kriminalisasi terhadap aktivis.
“Beberapa yang menjadi titik fokus kami adalah bagaimana kawan-kawan aktivis di seluruh daerah tidak ada yang dikriminalisasi. Pembebasan aktivis ini menjadi tujuan pokok kami,” katanya.
Respon Pemerintah
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa seluruh aspirasi mahasiswa akan diteruskan kepada Presiden.
“Oh iya iya. Tentu akan disampaikan. Sesneg tentu dilanjutkan tidak hanya ke Bapak Presiden, tapi ke kementerian-kementerian mana yang perlu kita perbaiki, hal-hal mana yang perlu kita tingkatkan,” jelas Brian.
Ia juga mengapresiasi peran mahasiswa sebagai mitra strategis bangsa.
“Pertama-tama kami sampaikan ucapan terima kasih atas perkenannya untuk hadir pada malam hari ini… Tentu di tengah berbagai keramaian yang terjadi, pastinya kita tetap menginginkan bagaimana bangsa kita menjadi bangsa yang semakin maju, semakin menuju kesejahteraan,” ujar Brian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut menyampaikan apresiasi dan membuka ruang dialog seluas-luasnya.
“Saya tadi minta ijin Bapak Presiden, meskipun bukan Bapak Presiden bolehkah kami pinjem? Silahkan, Istana itu bukan punya Presiden, itu adalah punya kita bersama-sama. Sampaikan salam hormat saya dan silahkan sampaikan apa yang menjadi kehendak adik-adik,” tutur Menteri Pras.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus mempelajari aspirasi mahasiswa agar menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan.
(Anisha Aprilia)