iknpos.id - Kabar gembira datang menjelang Idul Fitri 2026. Pemerintah memastikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan para pensiunan tetap menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini.
Bahkan, anggaran yang disiapkan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 55 triliun.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Jakarta.
Anggaran THR 2026 Naik 10 Persen
Menurut Airlangga, anggaran THR tahun ini mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu.
“Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 triliun, dibandingkan tahun lalu, ini meningkat 10%,” ujarnya.
Dana tersebut akan dibagikan kepada jutaan aparatur negara dan pensiunan dengan rincian sebagai berikut:
-
2,4 juta ASN Pusat, TNI, dan Polri menerima total Rp 22,2 triliun
-
4,3 juta ASN Daerah menerima total Rp 20,2 triliun
-
3,8 juta pensiunan menerima total Rp 12,7 triliun
Jumlah penerima yang besar ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran.
Komponen THR Dibayarkan 100 Persen
Airlangga menegaskan bahwa komponen THR dibayarkan penuh 100 persen.
Adapun komponen yang termasuk dalam perhitungan THR meliputi:
-
Gaji pokok
-
Tunjangan keluarga
-
Tunjangan pangan
-
Tunjangan jabatan
-
100 persen tunjangan kinerja sesuai regulasi
Artinya, ASN termasuk CPNS tidak perlu khawatir akan adanya pemotongan komponen utama dalam pencairan THR tahun ini.