Sempat Melawan Polisi, Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap

news.fin.co.id - 07/04/2026, 15:29 WIB

Sempat Melawan Polisi, Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap

Ilustrasi penangkapan pelaku/tersangka

fin.co.id – Pelarian pelaku utama penganiayaan yang menewaskan seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta akhirnya berakhir. Polisi berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di wilayah Subang.

Korban berinisial D (58) tewas usai dianiaya saat menggelar pesta pernikahan anaknya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu, 4 April 2026.

Tim gabungan Satreskrim Polres Purwakarta bersama Jatanras Polda Jawa Barat meringkus pelaku berinisial YI (36) di Jalan Alternatif Sagalaherang, Subang, Senin, 6 April 2026.

Kapolres Purwakarta, I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, mengatakan pelaku sempat melarikan diri usai kejadian sebelum akhirnya berhasil diamankan.

Advertisement

“Pelaku utama yang melakukan pemukulan terhadap korban hingga meninggal dunia sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses penyidikan,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.

Sempat Melawan Saat Ditangkap

Dalam proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur.

“Pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya potongan bambu yang digunakan untuk menganiaya korban, pakaian korban dan pelaku, rekaman video, serta botol bekas minuman keras.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban tengah menjadi tuan rumah dalam pesta pernikahan anaknya.

Pelaku datang dalam kondisi mabuk dan meminta uang Rp500 ribu kepada korban untuk membeli minuman keras. Permintaan tersebut hanya dipenuhi sebagian, yakni Rp100 ribu, namun ditolak oleh pelaku.

Dalam kondisi emosi dan terpengaruh alkohol, pelaku kemudian membuat keributan dan melakukan penganiayaan menggunakan bambu serta tangan kosong.

Advertisement

Korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.20 WIB.

Pelaku Residivis

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID