Hukum dan Kriminal . 21/06/2026, 19:13 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Kejaksaan Agung memastikan seluruh dugaan penyimpangan tersebut berpotensi menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.
Meski demikian, angka pasti kerugian negara hingga kini masih dalam proses penghitungan oleh auditor dan tim ahli yang ditunjuk.
Penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup selama proses pengembangan perkara berlangsung.
Dengan munculnya nama-nama baru serta dugaan praktik pengaturan yayasan dan proyek pengadaan, kasus korupsi di Badan Gizi Nasional diperkirakan masih akan terus berkembang dan menjadi salah satu perkara besar yang menyita perhatian publik sepanjang tahun 2026. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media