"Kementerian Pertahanan dan TNI memastikan Batalyon Teritorial Pembangunan akan mendukung program hilirisasi. Mengamankan program hilirisasi dan juga mengamankan program swasembada," imbuh mantan Pangdam Jaya ini.
Batalyon Teritorial Pembangunan itu disiapkan di 514 kabupaten/kota, dengan peresmian 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP). Kemudian 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).
Sebaran Batalyon TNI Mencakup: (H-4)
6 Brigade dan 31 batalyon di Sumatera
3 Brigade dan 14 batalyon di Jawa
3 Brigade dan 15 batalyon di Kalimantan
1 Brigade dan 5 batalyon di Bali-Nusa Tenggara
2 Brigade dan 10 batalyon di Sulawesi
1 Brigade dan 5 batalyon di Maluku
4 Brigade dan 25 batalyon di Papua
Kementerian Pertahanan juga mendukung Bulog dan Kementerian Pertanian dengan gudang sementara untuk penyimpanan beras. Serta alat pengering jagung untuk menjaga kualitas komoditas.
"Kami mendukung kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh Bulog dan Kementerian Pertanian dalam bentuk menyiapkan gudang-gudang penyimpanan. Semua ini bagian dari strategi transformasi pemerintah untuk ketahanan nasional,” tegasnya.
Dari Food Estate Hingga Digitalisasi Pupuk (H-2)
Program Food Estate atau lumbung pangan yang digagas Presiden Prabowo menjadi sorotan sebagai pondasi jangka panjang untuk kedaulatan pangan.
Mengingat tantangan pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan. Menurutnya, Food Estate adalah jawaban untuk pertanian skala ekonomi dan diversifikasi produksi pangan dari Jawa ke luar Jawa.