Siap-siap! 53 Kelurahan di Jakarta Bakal Krisis Air Mulai Besok, PAM Jaya Umumkan Pemadaman Air Bersih Selama 2 Hari

news.fin.co.id - 29/10/2025, 22:02 WIB

Siap-siap! 53 Kelurahan di Jakarta Bakal Krisis Air Mulai Besok, PAM Jaya Umumkan Pemadaman Air Bersih Selama 2 Hari

Tarif Air PAM Jaya Naik Mulai Januari 2025. -Cahyono-

fin.co.id - Warga Jakarta, terutama yang tinggal di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan sebagian Jakarta Pusat, perlu bersiap-siap.

Pasalnya, PAM Jaya akan menghentikan sementara distribusi air bersih mulai Jumat (31/10/2025) pukul 22.00 WIB hingga Sabtu (1/11/2025) pukul 02.00 WIB.

Langkah ini dilakukan karena adanya pekerjaan kelistrikan dari PLN yang berdampak langsung terhadap operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, salah satu sumber utama suplai air bersih di Jakarta Timur.

Advertisement

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan langkah teknis yang harus dilakukan agar perawatan kelistrikan berjalan aman.

“Akan ada gangguan layanan suplai air nanti di hari Jumat, mulai pukul 22.00 WIB. PAM Jaya akan sementara mematikan produksi air sebanyak 4.500 liter per detik (LPS),” ujar Arief dalam konferensi pers di Kantor PAM Jaya, Bendungan Hilir, Rabu  29 Okttober 2025.

Walau penghentian resmi dimulai pukul 22.00 WIB, efek gangguan aliran air diperkirakan sudah terasa sejak pukul 19.00 WIB di sejumlah wilayah.

Setelah pekerjaan PLN rampung, IPA Pulogadung akan kembali aktif secara bertahap mulai pukul 03.00 WIB pada Sabtu dini hari.

Namun, pemulihan total distribusi air ke seluruh jaringan pipa diperkirakan baru normal sepenuhnya dalam waktu 48 jam.

“Kalau air sudah dimatikan, untuk mengisi lagi butuh waktu karena panjang pipanya lumayan jauh. Proses recovery terakhir bisa mencapai sekitar dua hari,” jelas Arief.

Menariknya, PAM Jaya juga memanfaatkan momen penghentian ini untuk melakukan penggantian beberapa elemen teknis di IPA Pulogadung yang sudah beroperasi lebih dari 25 tahun.

Advertisement

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan air ke masyarakat di masa depan.

“Jadi bukan hanya berhenti karena pekerjaan PLN, tapi juga kita manfaatkan untuk perawatan dan penggantian komponen lama,” tambah Arief.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID