Menurutnya, perawatan rutin seperti ini penting untuk menjaga kehandalan sistem pengolahan air bersih di masa depan, sehingga gangguan mendadak dapat dihindari.
Sebagai bentuk antisipasi, PAM Jaya mengimbau warga untuk menampung air secukupnya sebelum jadwal penghentian dimulai.
“Kami mohon masyarakat menyiapkan penampungan air untuk kebutuhan rumah tangga selama masa gangguan distribusi,” imbau Arief.
Masyarakat juga disarankan menghemat penggunaan air, menghindari aktivitas mencuci dalam volume besar, dan segera melapor jika pasokan belum kembali normal setelah 48 jam.
Berdasarkan informasi sementara, berikut beberapa wilayah yang berpotensi terdampak penghentian suplai air:
-
Jakarta Timur: Pulogadung, Klender, Jatinegara, Cakung, dan sekitarnya.
-
Jakarta Utara: Kelapa Gading, Sunter, Yos Sudarso, Tanjung Priok.
- Jakarta Pusat: Senen, Cempaka Putih, dan kawasan sekitarnya.
Daftar lengkap wilayah terdampak akan diumumkan melalui situs resmi dan media sosial PAM Jaya.