Fin.co.id - Nama Sloo mendadak ramai diperbincangkan netizen. Ini setelah konten video Adu Mekanik dengan pria beratribut Ojol di Bali viral di media sosial.
Perempuan berusia 23 tahun asal Prancis yang diketahui memiliki nama inisial MMJL itu kini sudah ditahan di Polres Badung.
Sloo bukan turis biasa. Ia disebut aktif memproduksi konten dewasa yang didistribusikan melalui platform digital berbayar.
“Dari hasil pendalaman, yang bersangkutan memang merupakan kreator konten dewasa yang memanfaatkan platform tertentu,” ujar Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba.
Fakta menarik lainnya, aktivitas yang dilakukan Sloo ternyata tidak bersifat spontan. Ia menjalankan pola produksi yang cukup terstruktur dengan tujuan monetisasi.
Konten yang dibuat diarahkan untuk menarik perhatian publik sekaligus menghasilkan pendapatan melalui platform seperti OnlyFans dan media sosial X.
Dalam menjalankan aktivitasnya, Sloo tidak bekerja sendiri. Ia dibantu dua pria asing dengan peran berbeda.
- NBS (24), warga Italia, berperan sebagai pemeran pria beratribut Ojol
- ERB (26), warga Prancis, bertindak sebagai manajer sekaligus pengelola distribusi konten
Penggunaan atribut ojek online oleh pemeran pria menjadi salah satu taktik untuk menarik perhatian publik.
“Atribut tersebut sengaja digunakan untuk menciptakan efek viral,” imbuh Joseph.
Jaket Ojol Jadi Pemancing Perhatian
Salah satu detail yang cukup menyita perhatian adalah penggunaan jaket ojek online dalam video tersebut.
Jaket itu ternyata bukan milik pengemudi asli, melainkan dibeli secara bebas dengan harga sekitar Rp300 ribu.
Langkah ini dinilai sebagai strategi sensasi agar konten terlihat unik dan cepat menyebar di media sosial.
Sebelum skandal ini meledak, Sloo sempat membangun citra sebagai turis seksi melalui akun Instagram @slobyme.