Meskipun angka pasti bisa bervariasi sesuai tahapan proyek, komitmen awal menunjukkan investasi triliunan rupiah.
Dana ini tidak hanya mencakup pembangunan bendungan baru. Tetapi juga rehabilitasi jaringan irigasi yang sudah ada, pembangunan embung, serta penerapan teknologi irigasi modern.
Angka tersebut menjadikannya salah satu investasi terbesar dalam sejarah Indonesia untuk infrastruktur air.
Alokasi ini diharapkan akan menciptakan efek berantai positif. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, hingga mendongkrak pendapatan petani.
Program pembangunan bendungan dan irigasi ini memiliki sejumlah keunggulan dan manfaat multiguna. Yaitu:
Peningkatan Luas Lahan Irigasi: Dengan bendungan baru dan jaringan irigasi yang direhabilitasi, ribuan hektar lahan pertanian yang sebelumnya tadah hujan atau kekurangan air akan mendapatkan pasokan air yang stabil. Ini memungkinkan petani menanam dua hingga tiga kali setahun.
Ketahanan Pangan: Pasokan air yang terjamin akan mengurangi ketergantungan pada iklim dan musim, meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan. Hal ini menjadi fondasi utama untuk mencapai swasembada pangan dan mengurangi impor komoditas pertanian.
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA): Banyak bendungan dirancang dengan potensi PLTA, yang akan berkontribusi pada pasokan energi bersih dan terbarukan. Ini mendukung komitmen Indonesia terhadap energi hijau dan mengurangi emisi karbon, sekaligus menyediakan listrik bagi masyarakat sekitar.
Pengendalian Banjir: Bendungan berperan penting dalam mengendalikan aliran sungai, menampung kelebihan air saat musim hujan, dan mencegah bencana banjir yang merugikan. Ini melindungi permukiman, lahan pertanian, dan infrastruktur lainnya dari kerusakan.
Penyediaan Air Baku: Bendungan juga berfungsi sebagai sumber air baku untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Ini krusial bagi kota-kota yang terus berkembang dan membutuhkan pasokan air bersih yang stabil.
Konservasi Lingkungan dan Pariwisata: Waduk yang terbentuk dari bendungan seringkali menjadi habitat baru bagi flora dan fauna, serta berpotensi dikembangkan menjadi destinasi ekowisata. Ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata.
Penyerapan Tenaga Kerja: Proyek pembangunan skala besar ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional dan pemeliharaan, serta pekerjaan di sektor pertanian yang lebih produktif.
Menjangkau Seluruh Nusantara
Pembangunan bendungan dan irigasi ini dirancang untuk menyentuh seluruh wilayah Indonesia, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian tinggi namun masih menghadapi tantangan ketersediaan air.
Lokasi-lokasi ini dipilih berdasarkan studi kelayakan yang komprehensif, mempertimbangkan kebutuhan air, potensi lahan, serta dampak sosial dan lingkungan.